Koordinasi dengan Bagian Umum#1 (26 Mei 2916)

Mencermati bahwa untuk penyelesaian Thesis tidak dapat sendiri perlu bantuan dari rekan-rekan kerja yang lain, dalam hal ini petugas dari bagian Umum seperti OB dan Supir yang mana bahan-bahan yang akan dijadikan target adalah barang milik perguruan tinggi dengan ukuran lebih besar dari 0.5 m2, baik dapat bergerak maupun tetap. Untuk hal ini perangkat-perangkat tersebut adalah: Seluruh Jenis Bangku (Bangku Kuliah, bangku kerja, bangku tunggu, dari berbagai jenis bahan), Seluruh Jenis Meja (Meja kerja karyawan, Kantin, meja rapat, dan bagian pendukung lainnya), Lemari atau Filling Cabinet (Lemari besi baik terbuat dari bahan logam maupun dari bahan kayu), Peralatan Listrik tertentu seperti AC (Air Conditioner) dengan berbagai merk maupun berbagai model, Kendaraan Bermotor baik roda empat mapun roda dua.

 

Bimbingan#2 (20 Mei 2016)

Bimbingan#2 (20 Mei 2016)

Bimbingan kali ini tidak dilakukan karena ada kunjungan tamu dari BAN PT atas nama Bapak Ir. Noor Akmad Setiawan, Ph.D (UGM) 0816 4265 148 dan Bapak Dr. Amil Ahmad Ilham, ST. MIT (Unhas) 0853 9883 1863. yang akan melakukan assessment pada Jurusan Sistem Informasi Jenjang Pendidikan Sarjana pada tanggal 20, 21, dan 22 Mei 2016. Sehingga untuk sementara Bimbingan di alihkan ke waktu berikutnya.

Bimbingan#1 (13 Mei 2016)

Bimbingan#1 (13 Mei 2016)

Setelah melakukan konsultasi dengan Bapak Ir. Untung Rahardja, MTI serta masukan dari Bapak Dr. Sudaryono, M. Pd untuk bahan usulan thesis saya, akhirnya pada tanggal 13 Mei 2016 diberikan tugas untuk mempresentasikan bahan untuk dapat di kritisi oleh rekan-rekan di Gapura apakah selanjutnya thesis ini kiranya dapat didukung untuk dapat membantu saya dalam menyelesaikan tugas sehari-hari di tempat kerja. Adapun beberapa arahan dari Pembimbing Ur antara lain:

  1. Dari usulan tersebut mana yang dapat dikategorikan sebagai BI (Business Intelligence), terima kasih kepada rekan saya Mochamad Yusuf Romdoni yang memberikan referensi untuk perbedaan Sistem Informasi (SI) dan Business Intelligence)
  2. Penggunaan kode Bar Code atau QR Code, dan dapat diimplementasikan.
  3. Data uang di jadikan aset cukup diambil beberapa sampel saja, tidak perlu semua barang inventaris Perguruan Tinggi Raharja.

SKUP – Mukti Budiarto

Selamat datang di Halaman muka thesis saya…

Perkenalkan nama saya Mukti Budiarto, biasa dipanggil Mukti, dengan Nomor Induk Mahasiswa 1312577615 adalah saat ini sedang mengambil Jenjang Pendidikan Magister Teknik Informatika (MTI) di Perguruan Tinggi Raharja.

Diangkatnya tema untuk Judul Thesis berhubungan dengan banyaknya tugas yang saat ini masih menggunakan sistem pekerjaan masa lalu dimana juga perlu tunjangan dari sumber daya manusia yang ada. Namun semuanya itu adalah tantangan yang perlu dicarikan jalan keluar.  Ada beberapa konsep yang pernah telah terpikir yang berhubungan dengan pekerjaan saya, antara lain:

  1. Desain Kampus Perguruan Tinggi Raharja dengan Google SketchUp pada Google Earth. Pada konsep ini penulis berencana membuat dengan detail gambaran umum kampus Raharja yang nantinya akan di tempatkan di Google Earth, dimana pengembangannya semula adalah hanya tampilan fisik yang terus dibuat detail menjadi pengamat dapat menjelajahi kampus Raharja tanpa perlu datang ke lokasi. Selanjutnya pengamat dapat melihat bagian dalam dari gedung kampus Raharja lengkap dengan detail isi dalam ruangan. Namun hal ini tidak berlanjut mengingat akan banyak detail serta bahan referensi untuk penelitian ini dikembangkan tidak terlalu banyak mengingat hanya sebatas desain dengan menggunakan aplikasi Google Sketch up.
  2. Pengembangan PISOBO (Pusat Informasi Surat Operasional Bagian Operasi) berbasis OnLine. Dalam konsep ini dimana Arsip surat menyurat Divisi Operasi adalah berurutan serta legal mengingat dilengkapi dengan penomoran surat. Hal ini dikembangkan mengingat saat itu untuk membuat suatu surat dan diperlukan nomor surat masih dipegang oleh seseorang sehingga saat seseorang tersebut sudah pulang kerja maka untuk menggunakan nomor surat akan kesulitan dan menunggu yang bersangkutan kembali. Selain tidak mungkin seseorang tersebut akan terus mengingat nomor terakhir surat sehingga di khawatirkan akan terjadi duplikasi nomor surat. Namun untuk pisobo kali ini rencana akan dikembangkan untuk dapat dilakukan secara OnLine sehingga pembuat surat dapat melakukannya dimanapun selama tersedia akses internet.
  3.  Manajemen Aset Perguruan Tinggi Raharja berbasis On Line. Kali ini pengembangan penelitian ini berdasarkan kepada pembuatan laporan Aset Perguruan Tinggi Raharja yang dilaporkan dalam Raker Perguruan Tinggi Raharja masih dibuat dengan sistem kolektif, dimana setiap ruangan telah disiapkan formulir isian data inventaris barang yang setiap 6 bulan sekali akan diperbaharui. Namun hal ini hanya pada batas capture atas aset yang ada, dan belum dapat melakukan pengaturan yang semestinya. Dimana terlalu banyak jenis barang-barang yang ada mulai dari Kendaraan, Ruangan dan Aset didalamnya, Peralatan elektronik, sampai dengan peralatan Sanitary. Dan belum adanya sistem informasi yang baik suatu saat akan merepotkan pihak manajemen dalam mengetahui berapa besar nilai aset yang dimiliki kampus Raharja.

Dari ke-3 calon tema yang sedang di kembangkan, penulis mencoba memilih tema yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dan berkelanjutan, yaitu tema no. 3

Dan saat ini sedang dalam tahap pembuatan Tugas Thesis dengan Tema Management Aset Perguruan Tinggi Raharja berbasis On Line  atau umumnya masyarakat ketahui sebagai sistem inventory online.  Selama menyelesaikan tugas Thesis ini saya dibimbing untuk baik dalam hal project maupun sistematika penulisan, Untuk Project saya dibimbing oleh Bapak Ir. Untung Rahardja, M.T.I. sebagai Pembimbing 2 dan untuk pembimbing I yaitu Bapak DR.,Ir. Sudaryono, M.Pd.

Adapun gambaran tantangan yang akan dihadapi adalah melakukan penelitian apa itu Management Asset. Namun dengan bantuan dan arahan dari Pembimbing I dalam hal bagaimana proses Bimbingan yang diterapkan melalui Agenda ku serta bagaimana membuat langkah-langkah penyelesaian project melalui Key Strategy serta arahan dalam penulisan oleh Pembimbing 2 dalam sistem Penulisan mulai dari Bab I, Bab 2, Bab 3 dan seterusnya, maka saya yakin apa yang menjadi tujuan Thesis akan selesai dengan baik.

Berikut hal-hal yang perlu saya lakukan  agar proyek Thesis Berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diinginkan dan berguna bagi kampus Raharja.

TanggalUraianKeterangan
13 Mei 2016Bimbingan Gapura#1Masuk kembali Bimbingan
20 Mei 2016Bimbingan Gapura#2Tidak ada Bimbingan
27 Mei 2016Bimbingan Gapura#3Bimbingan
3 Juni 2016Bimbingan Gapura#4Bimbingan
TanggalUraianKeterangan
13 Mei 2016Bimbingan Gapura#1Masuk kembali Bimbingan
20 Mei 2016Bimbingan Gapura#2Tidak ada Bimbingan
27 Mei 2016Bimbingan Gapura#3Bimbingan
3 Juni 2016Bimbingan Gapura#4Bimbingan

 

CSB #1

Ya…perlu adanya tekad untuk dapat menyelesaikan thesis di MTI, banyaknya tugas terutama yang bersifat bergerak inilah yang kadang membuat fokus penyelesaian thesis menjadi terhambat. Namun saat tugas pekerjaan keseharian berlangsung, kadang juga berfikir, apakah hal ini akan terus dibiarkan atau kita akan berubah seiring dengan kemajuan zaman.

Kembali untuk menyusun kepercayaan diri untuk hal ini dapat dibuktikan bahwa semuanya memerlukan proses dan pembelajaran, tidak bisa terjadi begitu saja, ibarat sebuah gunung, dia tidak besar begitu saja, namun berasal dari letupan-letupan kecil di dasar laut yang kemudian naik ke permukaan untuk membentuk dirinya sendiri untuk menjadi besar. nah seperti itulah yang akan dirasakan oleh saya untuk dapat menuntaskan thesis ini.

Dengan bantuan Pembimbing I, Bapak Dr. Sudaryono, M. Pd melalui konsultasi email dibawah ini.

Juga dengan Pembimbing 2 untuk arahan lebih lanjut.

PENGESAHAN PEMAKAIAN LIFT

Sejak tahap proses desain, sampai dengan pemasangan serta uji testing yang dilakukan untuk penggunaan lift di Perguruan Tinggi Raharja pada bulan November 2015 yang lalu, maka melalui Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, No: 566.11/47/LIFT-PEMR/BPMPTSP/2016 tentang Penggunaan Lift, maka memutuskan Memberikan Pengesahan Penggunaan Lift pada Perguruan Tinggi Raharja yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman no. 40, Modern, Cikokol, Tangerang.

Adapun  pemberian izin diberikan dengan telah memenuhi kriteria antara lain: izin Pemasangan, Pengujian Rem Pengaman Sangkar, Pengujian Uji Tarik Statis Wire Rope, Penerbitan Sertifikat Kabel Baja, Perencanaan Layout, Instalasi Listrik, Diagram Pengendalian, Tanda Uji K3 Lift, Data Teknis dan hasil Pengujian Lift.

Selain itu Kementrian Ketenagakerjaan RI, melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, melalui Pemeriksaan Gambar Rencana Pemasangan Pesawat Lift No. 9/PG.Lift/3671/2016 telah menyatakan bahwa Gambar Rencana dan Spesifikasi Teknis yang telah dinyatakan telah memenuhi persyaratan Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Semoga fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi milik bersama dalam penggunaannya.

 

KOORDINASI KERJA PERSIAPAN SBMPTN 2016

Kegiatan Ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang rencana akan dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2016, yang melibatkan 13 Perguruan Tinggi dan 1 Sekolah Menengah Pertama sebagai tempat pelaksanaannya, memberikan dampak tersendiri bagi masing-masing Perguruan Tinggi pada umumnya dalam hal meyakinkan kepada para siswa/i lulusan sekolah menengah atas fasilitas yang dimilikinya. Perguruan Tinggi yang terlibat dalam Panitia Lokal Banten antara lain: Perguruan Tinggi Raharja, Univ. Syech Yusuf Tangerang, Univ. Muhamadiyah Tangerang, Univ. Pramita Indonesia, Univ. Budi Darma, LEPISI, Islamic Village, STMIK Darma Putra, Matana University, Swiss German University, Univ. Multimedia Nusantara, BINUS University, STSIP Yuppentek, dan SMPN 1 Tangerang Selatan, yang semuanya dibawah koodinasi dari Univ. Tirtayasa Banten.

Tujuan pelaksanaan Rapat Koordinasi ini adalah untuk memberikan arahan dan persamaan persepsi tata aturan dalam hal pelaksanaan SBMPTN nantinya sehingga diharapkan seluruh peserta ujian yang merupakan anak bangsa dapat mengikuti ujian dengan baik dan tenang.

Sedangkan Perguruan TInggi Raharja sebagai koordinator di Kota Tangerang juga tidak ketinggalan dalam hal memberikan layanan kepada calon peserta ujian dengan memberikan keunggulan-keunggulan yang dimiliki dalam hal teknologi informasi yang berkembang di Raharja.

 

DONOR DARAH YUK…

Tidak sengaja saat berjalan-jalan di Tangerang City pada malam hari (4 Januari 2015), melihat Mobil Donor Darah Milik PMI Kota Tangerang, teringat Kartu Donor yang selalu dibawa didalam dompet tertulis jelas 21 Agustus 2014…wow cukup lama tidak donor darah lagi..biasanya di Kampus Raharja setiap tahun ada kegiatan mahasiswa untuk mengajak Pribadi Raharja untuk mendonorkan darahnya, dan seingat saya mulai menjadi pendonor darah itu sejak tahun 2006, dan sepertinya sudah lebih dari 10 kali menjadi pendonor.

Teringat pesan dari PMI tentang manfaat mendonorkan darah kita:

Tidak ada manfaat langsung saat kita menjadi pendonor darah, namun dengan mendonorkan darah secara rutin setiap tiga bulan sekali, maka tubuh akan terpacu untuk memproduksi sel-sel darah baru, sedangkan fungsi sel-sel darah merah adalah untuk oksigenisasi dan mengangkut sari-sari makanan. Dengan demikian fungsi darah menjadi lebih baik sehingga donor menjadi SEHAT. Selain itu, kesehatan pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.

Saat akan dilakukan pengambilan darah sebelumnya kita mengisi formulir isian yang terdiri dari beberapa pertanyaan sederhana yang tujuannya untuk mengetahui kondisi tubuh kita sebenarnya, pada hari itu seingat saya tidur pada malam hari cukup bahkan sempat juga istirahat siang beberapa jam yang seharusnya tubuh siap saat diambil darah. Saat pemeriksaan tekanan darah diperoleh angka 110/70, hmm…cukup rendah ya…biasanya tekanan darah rata-rata adalah 130/90.

Saat pemeriksaan homoglobin, dilakukan pengambilan sample darah melalui tabung kecil yang kemudian diteteskan pada cairan berwarna biru melalui 2 tahap, tahap pertama darah yang ada tenggelam, dan pada pemeriksaan kedua ternyata darah mengambang…dan kejadian ini baru sekarang dialami…wah alamat gagal nih bisa berbuat baik untuk mambantu sesama manusia. Walaupun begitu sepertinya ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum kita mendonorkan darah, dan ada beberapa hal yang perlu diingatkan antara lain:

  1. Pastikan sebelum donor kita dalam keadaan sehat, makan, minum dan istirahat yang cukup.
  2. Oh ya tadi sempat tanya-tanya sama perawatnya. Kenapa saat test hemoglobin, tetesan darah yang dituangkan dalam air ada yang tenggelam, juga ada yang terapung. Kalau tetesan darah kita tenggelam, berarti darah kita siap didonorkan (sehat). Jika terapung maka darah kita sedang tidak layak didonorkan.
  3. Bagi yang sudah pernah donor, coba ingat-ingat lengan kanan atau kiri yang biasanya digunakan untuk donor. Jangan sampai sudah ditusuk di lengan kiri ternyata darah tidak tersedot, jadi harus ditusuk lagi di lengan kanan he he he.

Setahu saya untuk  satu orang pendonor biasanya menyumbangkan satu kantong darah. Padahal saat transfusi darah minimal dibutuhkan 10 kantong darah, misalnya untuk yang sedang sakit Demam Berdarahakut. Nah betapa berartinya satu kantong darah yang diambil dari tubuh kita untuk orang lain…

Jadi jika ada kesempatan dan kondisinya tepat, jangan segan-sengan mendonorkan darah Anda, petugasnyanya pun ramah-ramah..semoga darah yang kita sumbangkan dapat bermanfaat bagi orang lain dan diri kita sendiri 🙂